Ticker

6/recent/ticker-posts

OM SWASTIASTU

SELAMAT DATANG DI BLOG JULDWIPAESCMART

PENGELOMPOKAN BUAH DAN JENIS BUNGA SERTA BIJINYA

PEMBAHASAN

A. Pengelompokan Buah (fructus)

Berdasarkan susunan dan asal bagian-bagian yang membentuk buah, maka buah (fructus) dapat dibedakan sebagai berikut :

1. Buah Sungguh (buah sejati)

Buah sungguh (buah sejati), jika melulu terbentuk dari bakal buah saja dan karena buah ini biasanya tidak diselubungi oleh bagian-bagian lainnya, maka dinamakan juga buah telanjang (fructus nudus).

Buah sejati ini juga dapat dibedakan lagi menjadi 3 penggolongan, yaitu sebagai berikut :

A. Buah Sejati Tunggal

Buah sejati tunggal adalah buah sejati yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah yang berisi satu biji atau lebih dan dibedakan dalam :

1). Buah sejati tunggal kering (siccus), yaitu yang bagian luarnya keras dan mengayu atau seperti kulit yang mengering. Buah sejati tunggal kering ini dapat di bedakan lagi, antara lain :

a). Yang tidak pecah (indehiscens)

Tiap-tiap buah hanya mengandung 1 biji. Sehingga untuk pemencaran buah tak perlu pecah untuk melepaskan bijinya, seperti buah padi.

b). Yang pecah (dehiscens)

Umumnya buah ini mengandung lebih dari satu biji, sehingga pecahnya buah itu seakan-akan memang dengan suatu tujuan tertentu, yaitu agar biji terlempar jauh tidak terkumpul si suatu tempat. Bergantun pada cara pecahnya, buah ini dibedakan dalam :

1). Buah berbelah (schizocarpium)

Buah ini mempunyai dua ruang atau lebih, masing-masing dengan sebuah biji di dalamnya. Jika pecah tiap ruang terpisah, tetapi biji tetap dalam ruang, sehingga tiap-tiap ruang dengan bijinya bersifat seperti buah kurung. Menurut jumlah ruang-ruang, buah ini dibedakan menjadi :

- buah belah dua (diachenium). Buah pada waktu masak membelah menjadi dua bagian, masing-masing menyerupai buah kurung dengan satu biji di dalamnya, contohnya Centella asiatica (daun kaki kuda).

- buah belah tiga (triachenium). Buah membelah menjadi 3 bagian, contohnya Tropoelum majus.

- buah belah empat (tetrachenium). Buah membelah menjadi empat bagian, contohnya Ocium basilicum

- buah belah lima (pentachenium). Seperti di atas, buah berbelah menjadi lima bagian.

- buah belah banyak (polyachenium), seperti terdapat beberapa macam Malvaceae.

2). Buah Kendaga (rhegma)

Buah ini sifatnya sama dengan buah belah. Tetapi bagian-bagiannya yang terpisah lalu pecah. Sehingga biji yang ada di dalamnya terlepas dari ruangan. Tiap-tiap bagian terbentuk oleh satu daun buah. Jadi buah tersusun dari sejumlah daun buah yang banyaknya sama dengan jumlah ruangan. Menurut jumlah ruang (kendaga) dapat dibedakan :

- buah kendaga dua (dicoccus). Buah membelah menjadi 2 kendaga. Masing-masing lalu pecah dan mengeluarkan 1 biji.

- buah kendaga tiga (tricoccus). Buah membelah menjadi 3 bagian. Contohmya Ricinua, Hevea. 

- buah kendaga banyak (polycoccus), buah menjadi banyak bagian.

3). Buah Kotak.

Terdiri atas satu atau beberapa daun buah. Bijinya banyak. Jika sudah masak lalu pecah, akan tetapi kulit buah yang pecah sampai lama tak mau lepas dari tangkai buahnya. Buah kotak ini dibedakan menjadi :

- buah bumbung (folliculus). Buah ini terjadi dari sehelai daun buah. Mempunyai satu ruangan dengan banyak biji, jarang sekali hanya satu. Jika sudah masak, pecah menurut salah satu kampuhnya, biasanya kampuh perut : Calotropis, Lochnera. 

- buah polongan (legumen). Berasal dari sehelai daun buah dengan satu ruangan. Juka masak pecah menurut kampuhnya. Hingga buah terbelah dari ujung kepangkalnya. Sering kali terdapat sekat-sekat semu dan jika buah masak terputus-putus menurut sekat semu tadi. Terdapat pada Leguminosae.

- buah lobak (siliqua). Berasal dari dua daun buahdengan satu ruangan dan dua tembuni yang bertemu di tengah ruangan hingga merupakan suatu sekat semu. Waktu masak pecah, kedua daun buahnya terpisah mulai dari pangkalnya, tetapi di ujung tetap berlekatan. Biji mula-mula tetap melekat pada tembuni, akhirnya lepas.

- buah kotak sejati (capsula). Berasal dari dua daun buah atau lebih yang mempunyai sejumlah ruangan sesuai dengan jumlah daun buahnya. Jika sudah masak membuka dengan macam-macam jalan : dengan katup (valva), dalam hal ini pecahnya dapat sepanjang sekat (septisid) dapat juga membelah ruangan (loculisid).

2). Buah sejati tunggal berdaging (carnosus), jika dinding buahnya menjadi tebal berdaging. Umumnya tidak pecah, meskipun telah masak. Sebagian perkecualian. Myristica fragrans (pala). Yang buahnya bila sudah masak lalu pecah.

B. Buah Sejati Ganda

Berasal dari satu bunga dengan banyak bakal buah yang masing-masing lepas, tetapi akhirnya merupakan kumpulan buah maupun kelihatan seperti satu.

- buah kurung ganda. Dasar bunga berbentuk periuk dengan di dalamnya banyak buah : Rosa

- buah batu ganda : Rubus

- buah bumbung ganda : Michelia

- buah buni ganda : Annonaceae.

C. Buah Sejati Majemuk

Berasal dari suatu bunga majemuk, jadi berasal dari banyak bunga dengan banyak bakal buah, tetapi seluruhnya seakan-akan merupakan satu buah.

- buah buni majemuk : Ananas

- buah batu majemuk : Pandanus

- buah kurung majemuk : Helianthus.

Per definisi maka buah ganda dan majemuk sukar disebut buah sejati, karena pada buah tersebut bagian-bagian lain yang berasal dari bunga, entah bagian-bagian itu merupakan bagian utama buah atau tidak. Dalam hal ini memang sukar diberi batas yang nyata.

2. Buah Semu (Fructus spurius)

Jika selain bakal buah ikut pula bagian-bagian lain dari bunga mengambil bagian dalam pembentukan buah. Bahkan akhirnya dapat merupakan bagian yang utama dari buah tadi. Biasanya buah ini diselubungi oleh sesuatu organ, oleh sebab itu sering juga disebut buah tertutup (Fructus clausus).

Seringkali bagian-bagian bunga selain bakal buah ikut membantuk buah dan merupakan bagian utama buah itu, hingga menghasilkan buah semu. Buah semu dapat dibedakan dalam 3 macam, yaitu :

1. buah semu tunggal, yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah. Sebagai contoh : 

a. tangkai bunga merupakan bagian utama buah, membesar berdaging dan dapat dimakan. Misalnya jambu monyet (Anacardium occidentale).

b. kelopak merupakan bagian penting buah. Misalkan pada buah ciplukan (Physalis minima).

2. buah semu ganda, buah semu yang berasal dari satu bunga dengan banyak bakal buah yang masing-masing lepas dan tumbuh menjadi buah, tetapi disertai pula oleh bagian-bagian bunga lainnya seperti misalnya buah arbei (Fragaria vesca).

3. buah semu majemuk, buah semu yang berasal dari bunga majemuk yang seluruhnya hanya tampak sebagai satu buah. Tangkai bunga menebal, tenda bunga berlekatan dan menjadi kulit buah. Misalnya buah nangka (Artocarpus integra). Ada pula yang dasar bunga menebal dan berdaging dan merupakan dinding buah semu tadi.

2.2 Berbagai Contoh Buah dan Pengelompokannya

Begitu banyak jenis-jenis buah yang ada di alam ini, dapat mencapai puluhan bahkan ribuan. Untuk mengidentifikasi buah tersebut, maka digunakan penggolongan atau pengelompokan buah tersebut yang sesuai dengan kesamaan ciri dari masing-masing jenis buah tersebut.

Berikut adalah contoh-contoh buah dan pengolongannya :

1. Buah Sejati Tunggal Berdaging (Carnosus) adalah :

a. Buah Buni (Bacca). Dinding luar tipis, lapisan dalam tebal, lunak dan berair. Biji lepas dalam lapisan tersebut, seperti pada buah pepaya (Carica papaya L).

b. Buah Mentimun (Pepo). Susunannya dengan buah ini. Kulit luar lebih tebal dan kuat. Di tengah buah sering terdapat ruang kosong.

c. Buah Jeruk (Hesperidium). Seperti buah buni dengan 3 lapis kulit basah. Lapisan luar yang kuat dan mengandung banyak kelenjar minyak atsiri. Lapisan kedua berupa jaringan bunga karang dan kemudian lapisan yang terdiri atas gelembung-gelembung berisi cairan.

d. Buah Mangga (Mangifera indica L). Buah ini kulit tengahnya tebal berdaging dan dapat dimakan.

e. Buah Delima. Dinding luar keras. Hampir mengayu yang dalam seperti bunga karang tetapi liat, dengan banyak ruang. Masing-masing ruang dengan banyak biji.

f. Buah Apel. Dengan 3 lapis buah pala. Yang luar tipis menjangat, yang tengah berdaging, yang dalam tipi, ulet dan kuat.

g. Buah kelapa ( Cocus nucifera L), yang mempunyai kulit tengah yang berserabut dan menyebabkan buah menjadi ringan.

2. Buah Sejati Tunggal Kering (siccus), adalah sebagai berikut :

a. Buah Padi (Caryopsis). Buah berbiji 1, tidak pecah. Dinding buah tipis, berlekatan menjadi satu dengan kulit biji. Sedang kulit biji ini kadang-kadang berlekatan pula dengan bijinya. Buah seluruhnya terbungkus oleh sekam.

b. Buah Kurung (achenium). Buah berbiji 1 tidak pecah, dinding buah tipis, berdempetan dengan kulit biji, tetapi kedua kulitnya tidak berlekatan.

c. Buah Serangan (Castanea argentea). Buah terbentuk dari 2 helai daun buah atau lebih. Bakal bijinya lebih dari satu, tetapi biasanya yang menjadi biji sempurna hanya satu. Dinding buah keras, kadang-kadang mengayu, tidak berlekatan dengan kulit biji.

d. Buah keras bersayap (Samara). Pada kulit buah terdapat suatu alat tambahan berupa sayap yang menyebabkan buah dapat beterbangan jika tertiup angin.

e. Buah selasih (Ocimum basilicum L). Buah ini kalau masak pecah menjadi empat bagian buah.

f. Buah biduri (Calotropis gigantea Dryand). Buah ini mempunyai satu ruang dengan banyak biji didalamnya. Jika sudah masak buah pecah menurut salha satu kampuhnya.

g. Kacang tanah (Arachis hypogae L). Buah ini masak didalam tanah dan jika masak tidak pecah.

h. Buah asam (Tamarindus indica L). Buah ini mempunyai kulit yang berdaging dan jika masak juga tidak pecah.

i. Buah durian (Durio zibethinus Merr). Pada buah ini, daun buah mulai lepas dari ujung buah, tetapi di pangkal tetap berlekatan, membelah sekat-sekat, jadi katup-katupnya sesuai dengan lipatan daun buahnya.

j. Buah krokot (Portulaca oleracea L). Pada ujung buah terdapat bagian yang merupakan tutup yang membuka jika buah sudah masak.

3. Buah Sejati Ganda, adalah sebagai berikut :

a. Mawar (Rosa hibrida Hort). Dalam badan yang berasal dari dasar bunganya yang berbentuk periuk terdapat banyak buah-buah kurung.

b. Buah rubus (Rubus fraxinifolius Poir). Bunganya mempunyai banyak bakal buah yang kemudian masing-masing tumbuh menjadi buah batu.

c. Buah cempaka (Mechelia champaka L). Berasal dari bunga dengan dengan beberapa bakal buah yang masing-masing tumbuh menjadi buah bumbung.

d. Buah srikaya (Anona squamosa L). Bakal buah berubah menjadi buah buni dan buah ini berasal dari bunga dengan beberapa bakal buah.

4. Buah Sejati Majemuk, adalah sebagai berikut :

a. Buah nanas (Ananas comosus Merr). Pembentukan buah ikut pula mengambil bagian daun-daun pelindung dan daun-daun tenda bunga.

b. Buah pandan (Pandanus tectorius Sol). Masing-masing mempunyai kulit buah dengan tiga lapisan, seperti pada buah kelapa.

c. Buah bunga matahari (Helianthus annus L). Merupakan bunga majemuk yang terdiri atas bunga-bunga mandul di tepi dan bunga-bunga subur di tengah. Setelah bunga subur mengalami penyerbukan, maka akan berubah menjadi suatu buah kurung majemuk.

5. Buah Semu Tunggal, adalah sebagai berikut :

a. Buah jambu monyet (Anacardium ocidental L). Buah semu yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah. Pada buah ini selain bakal buah ada bagian lain bunga yang ikut membentuk buah, yaitu tangkai bunganya.

b. Buah ciplukan (Physalis minima L). Pada buah ini yang ikut dalam pembentukan buah adalah kelopak bunganya.

6. Buah Semu Ganda, adalah sebagai berikut :

a. Buah arbe (Fragraria vesca L). Pada satu bunga ini terdapat lebih dari saru bakal buah yang bebas stu sama lain dan ada bagian lain pada bunga yang ikut tumbuh menyusun buah dan merupakan bagian buah yang mencolok.

7. Buah Semu Majemuk, adalah sebagai berikut :

a. Buah nangka (Artocarpus integra Merr). Buah ini terjadi dari bunga yang majemuk, tetapi dari luarnya tampak seperti satu buah saja.

b. Buah keluwih (Artocarpus communis Forst) yang terjadi dari ibu tangkai bunga yang tebal dan berdaging beserta daun-daun tenda bunga yang pada ujung-ujungnya berlekatan satu sama lainnya.

c. Buah beringin (Ficus bejamina L). Buah semu majemuk yang terjadi dari dasar bunga bersama yang terbentuk seperti periuk atau bulat dengan buah-buah yang sesungguhnya di sebelah dalamnya.

 

B. Berbagai Jenis Bunga

 

https://lh5.googleusercontent.com/myIN2pHR-52B9RnZURUWsmNSY6-Ek-7DkoSWe4MkqKbKXpZE6WIl9mOe-_qX7aznN44VuZP3f034U763IypBB9wfQSNFn2WxeDg2dz53loOS6TFSfWOP1bg69ywWiSFR Alstroemeria

Menyerupai miniatur lily, alstroemeria, seringkali disebut Peruvian Lily atau Lily dari Inca, diberi nama penemunya, Baron Claus von Alstromer, seorang baron Swedia yang mengumpulkan biji.

https://lh5.googleusercontent.com/TU70QIhk-aLg0zOYRcCN_m0XMk6v-UtrIaXLkxTuJPnoUidWTZAO4RZTh3tUH3UqKvHj425P-vCois28Wh-l10GQulWMblb6wAZE6CFIv9pxiQ9u3DmpNQEqqeeNQsxk Amaryllis

Legenda mengatakan bahwa amarilis - bunga merah menakjubkan kami datang untuk mengasosiasikan dengan liburan - mulai sebagai nimfa, pemalu takut-takut. Amaryllis jatuh sangat cinta dengan Alteo, seorang gembala dengan kekuatan Hercules.
Anemone


https://lh3.googleusercontent.com/R5rYG4zgVX4gwuldv1IIPB-6w6mVhSXQn2dvgDi1DeabaEHkBWw7UKSB4Gd78ycIGVgpQ0pq5Onro-7PRnFY66bvFN20m3KUJxC1JXqRjbCo8fKMgbQIHdgVN-uS3YN0 Anemone

Para anemon nama berasal dari kata Yunani untuk Menurut mitologi Yunani "windflower.", Anemon muncul dari air mata Aphrodite saat ia berduka atas kematian Adonis.


https://lh6.googleusercontent.com/XvIXA3E3BnLrYyv2a_FQ32MVlc3T-PqhXSPLVErUG5jBLVnueBgcZ-0cnCLpKivtWuMxUuOd0vVZWDoPMaTxo_MFWyBK_6YXqR7La3ltZzpqiT9ItQPNhaaFWI482frQ ANTHURIUM

Dengan terbuka mereka, berbentuk hati dan bunga disposisi tropis, maka tidak mengherankan bahwa anthurium telah datang untuk melambangkan perhotelan. Juga dikenal sebagai Bunga Flamingo, Bunga Boy, Painted.




https://lh6.googleusercontent.com/xQUoEDJI-aMfFzEHoyJgH8NsbfjDFrauu_DuZIihDgPsWOol993EW2i96hU8mPIqB8sPUAsa6OCPoQXhCYojuTmhM6ylUNn1KwOEZGp4hnRSo2-HjZVzh9lyoe2TJqpZ ASTER

Dengan kecantikan bunga liar dan tekstur yang subur, aster telah lama dianggap sebagai bunga tersihir. Pada zaman kuno, ia berpikir bahwa parfum dari daun terbakar mereka bisa mengemudi.

https://lh3.googleusercontent.com/YMb2jqu3JUGu2Fa970fsDU5F_fRd8qW7sZzM2ck_3ncZ_X2To-UVz4SPblCIgNQPb-GVGmV4S_CRYA-ZKqVNWUl24fxTzJYPJIJwo6mppWSiqRuU43O7jw4Bwpt7BojF BURUNG DARI PARADISE

Mengingat kemiripan jelas untuk burung berwarna cerah di penerbangan, burung surga adalah tanaman asli Afrika selatan dan mewakili joyfulness dan (tidak mengherankan) surga itu sendiri. Juga dikenal sebagai bunga Crane.

https://lh6.googleusercontent.com/G8v_uHeiR_I-RYYpaB65lkaTabMfc7BZMtnZNKje1Hv9CK1opCVzIXFrvf1NXgfF3pIjU2KwsaICreCXuunw1zplXUB9WHjIaqfoRQQqef-Co-un2QhvD_85UrMfqO3H


BUNGA BIRU

Bunga biru memegang makna khusus dalam bahasa bunga dan tampaknya - mengingat lama popularitas mereka - tempat khusus di hati kita juga. Entah itu kelopak biru dari iris.
Anyelir


https://lh6.googleusercontent.com/raP6NOkaptMXtJ0lC8pU1DqphCk_-LaEh7Y-dDnywvgNgP2Py-iE_BBmZ7Lg8_erR8pmBiHF9W6nbHSA_DG9xn9ceX_wLc2MHnYAPaxK2OUS1G7Q_jiZsG0PQLV-ftZg Anyelir

Dengan sejarah yang tanggal kembali lebih dari 2.000 tahun, itu tidak mengherankan carnation kaya dengan perdebatan simbolisme, mitologi dan bahkan. Sementara beberapa ahli menyarankan bahwa nama mereka berasal ...

https://lh6.googleusercontent.com/N1dcHj4dnq4IV-5PJIN5byyHsaMvRAMvo2__I4rcam4gaoh4CVtbbRJIEh1WJ89R1hdcFInPcsSVo70jMqtumTAyQ_bKuZgfQub4d6H_bEaV5Hj-F40m4KcVYewwbxHU Krisan


Dengan sejarah yang tanggal kembali ke abad ke-15 SM, krisan mitologi diisi dengan banyak cerita dan simbolisme. Dinamakan dari awalan Yunani "Chrys-" yang berarti emas (warna aslinya) 




https://lh4.googleusercontent.com/o3dsb6SoqBnvAxzDuKgJyRI8PIdmrV1f7rSMW28609j4H5yUwrZAe726cfI-m_iJxXkxz6FWfDfrmkMnjJVm6vJKEgMptAf5DHh3SwDxqLqDxmnl2_o8OLFTx6dW1c4B Delphinum (Larkspur)

Berasal dari kata Yunani "delphis," yang berarti lumba-lumba, delphinum juga sering dikenal sebagai larkspur. Nama-nama lainnya termasuk Heel Lark itu, Lark yang Claw dan Spur Knight. Digunakan oleh penduduk asli Amerika.

https://lh3.googleusercontent.com/zNT4yj-QxHekZxapcmnthFlB2r4I4U3cqBgAfe4UFxAj-176ZbHPpPmvdk8qkQ2mG0RwBMOER2cdQ7umtSAaE8vUIe5_Ucir9Txj1MycsdhPivAlqInZAukN4lie5d4DFreesia
Dinamakan setelah dokter Jerman Friedrich Heinrich Theodor Freese, freesia - dengan berbentuk lonceng mereka mekar dan manis, aroma jeruk - adalah salah satu bunga wangi yang paling populer. Dan, sementara dalam banyak kasus

https://lh5.googleusercontent.com/NGQ05FWOBN4Ml2kcdHItrO1twsuCHQoQUOaRryHotIb6Y6JIy86wXjylFZ0rOFLESysqzy4xogLecv7ZJXSKLh0Qa_lHesrEaAzyZ_Y4woYPkxK4d24WYS3nZsJiE9gV Gerbera

Utama Signifikansi: Bunga yang paling populer kelima di dunia, gerbera daisy dapat berarti bersalah, kemurnian, dan keceriaan. Ini daisy besar variasi datang dalam beberapa warna-warna cerah, dan mengirim mereka adalah cara sempurna untuk mencerahkan hari seseorang.


https://lh6.googleusercontent.com/PcJ5WhrM9fJLyWONZFvk5OV8p6B3QCsMP6mcLB4YG0cUW3LU5E_YW6YNGCjdzFmj7Awh4kebMBgn3Ttc_pAW72ETnQ650JiquCumXROxkNt6VawUJ7qyb_hg1ZvEnb39 GIADIOLA


Dinamakan untuk bentuk daun mereka, gladioli - dari kata Latin "Meka," yang berarti pedang - memiliki sejarah dari rentang dari Afrika ke Mediterania. Melambangkan kekuatan dan integritas moral, gladioli 

https://lh3.googleusercontent.com/A4z1xHRGtKnJlEsxLAFcVA5Td5WpxtSMcaec_fea11XxTNAZxTncRJ9ezWPOpNh3Kbn8AmcxkOskh4Vig954DgrNiXqvyKAMcxVgeFCh5zba76FoKz6YBhQkz4vDo4Cn Heliconia KEPITING Claw

Berasal dari daerah Tropis, wilayah di dunia dimana matahari mencapai titik tepat di atas kepala paling tidak sekali selama tahun matahari, bunga tropis kadang-kadang disebut bunga-bunga eksotis karena mereka.

 

https://lh3.googleusercontent.com/hG2Uf8xnADX4ufatWHiKqkGAjvjYf1IdxhAMIAJzX3lFBk5TG8v5T7hJUiVuyNuVpvho0zCz5KBd2zpt6-jkKdKooZbdn61q1tSYNtv8SJ6i23am1HpEcl0_pnxisHA8 Semacam bunga

Pertama kali ditemukan di Jepang, hydrangea nama berasal dari bahasa Yunani "hydor," yang berarti air, dan "angos," yang berarti jar atau kapal. Ini kurang lebih artinya "tong air," mengacu pada kebutuhan hydrangea untuk banyak.

 

https://lh5.googleusercontent.com/G5x7DTMe4kR8JVpHwXS1aRw8zr-IRHPIFaYv5Ivg39jG2v9q2QJILOsUVBxM4Bi9O_zGbTx7OMNCZr5GDy4zoZkypGXgPACMqQoflylmhX4gXLjzg7KaVq-67oHX1lEg IRIS

Mitologi Iris yang tanggal kembali ke Yunani Kuno, ketika Iris dewi, yang dipersonifikasikan pelangi (kata Yunani untuk iris), bertindak sebagai penghubung antara langit dan bumi. Dikatakan bahwa iris ungu. 

 


https://lh4.googleusercontent.com/qTl2y7bLpMKEGUuw3PJQud3O8b_Facmwzrhh7caRkwmFNjhSe-MsFq9lt2VPA4FXSM7h3pqnbZDr6p8UUPRJc5ln1P47gcdswVbdPRh88cyZuz2DSQg7I84Je2sLi5Z3Ungu

 Kisah ungu muda, menurut mitologi Yunani, dimulai dengan bidadari cantik bernama Syringa (nama botani ungu itu). Terpikat oleh kecantikannya, Pan, dewa hutan dan ladang, mengejar Syringa.

 

https://lh5.googleusercontent.com/HpjCwWxJjMReEDqSsGTElkpr51CetDIdukUEBCRU-eWYv5sLUVagu91Yai-fs9e85YHjiO5BUJkCvwkfj2fJhK8i9nBOnIg3GCns47YZ6o-WIhxt3hTq28vhF_Yigb5M LILY


Kencan sejauh 1580 SM, ketika gambar bunga lili ditemukan di sebuah vila di Kreta, bunga-bunga yang megah telah lama memegang peran dalam mitologi kuno. Berasal dari "leiron," kata Yunani

https://lh3.googleusercontent.com/va63J8Ha7dzYxkBhm3GDK_gf6mhf4gup37sHM3WUrDrmALDP-5Yvq8OEzNVAYveTF_YoyckiYU8Epeic3NxSHcMGYCpdUCu9dSTtWYCu5vz79UKt6MymMfqZrLPuoyYK LISIANTHUS / Eustoma

Dengan sejumlah nama - dari Texas Bluebell untuk Gentian Prairie untuk Lira de San Pedro - lisianthus melambangkan bersifat keluar. Berasal dari Texas dan Meksiko, dan keturunan dari Amerika Utara bunga liar.

https://lh6.googleusercontent.com/2b_nRGSTX0nShE2-RmN5KRFiT-dpLz-231fYJuHuC_coWrCQHbr7Jsy2a8d2QD0bj-37dVuyu5hUDCFoTrG91OKVUWGJLe2dJBu8DUP38YqMmikcuRGYBswLyp74289g ANGGREK

Yang paling sangat didambakan tanaman hias, anggrek halus, eksotis dan anggun merupakan cinta, kemewahan, keindahan dan kekuatan. Di Yunani kuno, anggrek dikaitkan dengan kejantanan. Bahkan, Yunani.

https://lh5.googleusercontent.com/4NFpQQwmRm-2IyzghxfYjTzCKRP4qxjeu6MPG301k9CqiwAzrc4dBYJW_bnMNO7yERwqBoZdKKD42uA2CX-3EDYBxH7udZY-YFijYt1p4zo5tKYp-pcaytySpZrg-gEi Peony

Dengan catatan sejarah yang tanggal kembali ribuan tahun, tidak mengherankan bahwa bahkan mitologi seputar asal peoni memiliki beberapa versi. Salah satu legenda mengatakan bahwa peoni bernama.

 

https://lh5.googleusercontent.com/jUedLspwfp65mIqa8k9UJuarzvSySHcO6vjGf5mBttsa6vB-cnQ-E4uKegj9irLGFuhBEBXEV15GyD1tSqkxqDIHbWMvf3T_YONuYeMzGY0-0XRXI_6kCyACv7FKjaCI Protea
Di antara keluarga tertua bunga di bumi, berasal dari 300 juta tahun, legenda Yunani mengatakan bahwa Protea dinamai Proteus, putra Poseidon. Seorang dewa laut yang memiliki kekuatan untuk mengetahui segala sesuatu.

https://lh4.googleusercontent.com/UMRNtTUmfnIRPGcO3QSGnjIkXwjSo1J-rFgyc384jdiGT8OJdIrcBIFkv2_Bg0RoGnKrkfTHaS0JX9BxPmhpSk0bycBJQqmXY-Q9P3XmCQeBn4kpCQXkZ8aRAwSI0gk_ RANUNCULAS

Berasal dari Asia dan dirayakan untuk sifat obat serta keindahan terang, rentang ranunculus kecil kamelia seperti dari putih menjadi merah muda, merah ke kuning ke oranye. Juga dikenal sebagai Buttercup.




https://lh4.googleusercontent.com/6LTMZWFPPRjfxVJ_OJSAGfANGLjASkkkpUWQZEAJkQMvnkg2Pa7x8b4a9bZGjINdMJkFVVcvCTL6MTwl1DSbUuOM3RF2H_QhY9V3IEMCG0aJ5v9k2nwFXPzsIoavLExk ROSE

Panjang simbol cinta dan gairah, bangsa Yunani kuno dan Roma mawar terkait dengan Aphrodite dan Venus, dewi-dewi cinta. Digunakan selama ratusan tahun untuk menyampaikan pesan tanpa kata-kata, mereka juga.

https://lh3.googleusercontent.com/1c8iOLgAeiL1EUnQgHYMTWbl3PQ3TUNOdSft0fia8I6MgyBRubmuMcsez0ujZ8cPQEqB-2nOzhZDHxA7l8EX2pMY2059zVeTKS7r9qmf34txYGdmenEAqdZeBtfF6me5 Snapdragon

Berasal dari kata Yunani "anti", artinya seperti, dan "Rhin," yang berarti hidung, antirrhinum, nama botani yang snapdragon, adalah deskripsi yang pas bunga ini moncong berbentuk. Dikatakan bahwa umum.




https://lh3.googleusercontent.com/6Zz42ngHrS9bVSKkQ7xPNkvSF2EBuMCvP6VoSgfRtz6IUMNTUig7baOjxAjZRtXZyWxWRP8LNLUCuHL1g4pseJ1WnI3hOaAPWCk2SvzCij-iqgDgHe-C-zyp2p9qtajp STATICE

Tumbuh baik untuk bunga yang penuh warna dan kelopak abadi nya (daun hijau yang membungkus kuncup bunga), statice juga dianggap sebagai ramuan, disebut sebagai Statice umumnya digunakan dalam kering "lavender laut.".

https://lh5.googleusercontent.com/b26uZxjLpU0_uBHU5EjmMo0yXsDfzvPCRgHsp1r2CWcN-6Rr-3bQIja4Wx4g0NnQ5QURTysWh0rrthZ7QFAfRK0KP0wJb5vhJOk-LAsLh1Lzg57ZwlUYDzzok_t9RIM_ SAHAM


Sebuah simbol dari kehidupan yang bahagia dan eksistensi puas, bunga saham, dengan manis, memabukkan beraroma mekar, merupakan tanaman asli Barat Daya Yunani dan Mediterranean.Typically ditemukan dalam putih, merah muda.




https://lh6.googleusercontent.com/CVSDTSscDT7x8mYAIFZuj22gsuLDxIMcbUBQTlI2oTxJT9e-B6ddaketauj_Mu1osee5hak1IoF8l5K8QtdSMXtaVTMib91YGYsUlvU85NPYpsJbdmmtrbbv4ddj8QAY BUNGA MATAHARI

Sementara penampilan mereka yang khas dan brilian membuatnya mudah untuk melihat mengapa bunga matahari telah lama diadakan kekaguman kita, ketika mereka pertama kali tumbuh di Amerika Tengah dan Selatan, itu lebih untuk mereka.




https://lh3.googleusercontent.com/DqDH2pAZINDCFdOcxf-XtcdFn1uy3Z3QnHwyQNcBW4FR8OSxSn9MQ0sU3DzZzjY2qmf8JgFoMH1-KFswe8jNhA0nuCKMziAnkLQfrSYaieiu03_TVQjUc-L9HMXcg4As TULIP

Berasal dari Persia dan Turki, tulip dibawa ke Eropa pada abad 16, di mana mereka mendapat nama umum mereka dari kata Turki untuk kasa (dengan turban yang terbungkus) - mencerminkan.

 

 



Rafflesia
https://lh5.googleusercontent.com/uUbvb26elEt18J4O2OqeIcpOJo0vVMNw3X3BRrf_3nff1Z8QbdvoFZ_DedmvocKzrsLf9yxyc7cQTl7zsIkHN9LhrqaLTLcXrpH66qYe1ERZEhrlg7dSBSocJMdwgQHIhttps://lh5.googleusercontent.com/rygP9pKpmpHjxMZhH5H39MOdq9PQYV7E6oR3BkvVyMT7C8sGAVrAuEuR8FZ-eSXIAjNMZiJSn1B08wqwBGOX6xqNoS7-pT9at4aCdIjmHYyUfrEodkMexys4EMuVl5OFhttps://lh6.googleusercontent.com/5gbt6bRl8kKr9jZR4ol3O4GTtQFEoDFdCNvecIFLzJopLBdRPp3krAa0oo8oRc_OrPvjWxg_RfBnZlLA0Gjh6WdA7NI3KzRd0eq1BTBuTrhPNbbf02Q1RW1irEBkvH3Vhttps://lh3.googleusercontent.com/jhQZ-qDuMTaR_lGC-_RALvgpyWo7SfQXbCPb5rMSobzmRICT5N9AgRujnv7pZVL1c13tamVuRt0G1VtArH77LqGorIX8eWZaNksOOR_OXInL48tzBaNSEn87hP2YEkKQ


       Rafflesia Arnoldii merupakan tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Tumbuhan ini endemik di Pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini. Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat. Di Pulau Jawa tumbuh hanya satu jenis patma parasit, Rafflesia patma.

Bunga merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma. Satu-satunya bagian yang bisa disebut sebagai "tanaman" adalah jaringan yang tumbuh di tumbuhan merambat Tetrastigma. Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik bergantung pada jenis kelamin bunga, jantan atau betina. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga. Bunga hanya berumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Presentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi.

 

2.4 Benih dan Biji

Benih adalah simbol dari suatu permulaan. Benih merupakan inti dari kehidupan di alam semesta dan paling penting adalah kegunaanya sebagai penyambung dari kehidupan tanaman. Benih disini adalah biji tanaman yang digunakan untuk tujuan pertanaman. Menurut strukturnya biji adalah suatu ovule atau bakal biji yang masak yang mengandung suatu tanaman mini atau embrio yang biasanya terbentuk dari bersatunya sel-sel generatif (gamet) di dalam kandung embrio (embryo sac) serta cadangan makanan yang mengelilingi embrio. Berikut ini diberikan klasifikasi daripada buah yang mana sangat erat hubungannya dengan adanya berbagai jenis, bentuk dan letak biji yaitu:

1.       Buah tunggal (buah tunggal dari ovary atau bakal buah tunggal, biji terletak di bagian dalam buah)

-          Buah berdaging:

a.       Pome (bagian luar dari pericarp berdaging sedangkan endocarpnya agak keras)

b.      Drupe atau buah batu (memiliki endocarp yang keras seperti batu, kulit buah adalah exocarpnya, bagian berdaging yang dapat dimakan adalah mesocarpnya dan umumnya berbiji satu)

c.       Berry (pericarpnya lunak berdaging, kecuali bagian exocarp yang tipis seperti kulit)

-          Buah kering:

a.       Buah dehiscent (mempunyai lebih dari satu biji, pericarp terbukabila buah telah masak), terdiri dari Legume (loment adalah legume yang bersegment), Follicle, Capsule (Silique, Silicle, Pyxis)

b.      Buah indehiscent (mengandung sebuah biji, pericarp tidak terbuka bila buah telah masak), terdiri dari Achene, Caryopsis (Grain), Samara (Achene yang bersayap), Schizocarp, Nut.

2.       Buah majemuk (buah majemuk berasal dari bunga yang memiliki banyak putik pada satu receptacle atau dasar bunga yang sama)

3.       Buah berganda terbentuk dari sejumlah bunga yang bergerombol saling berdekatan tetapi terpisah satu sama lainnya.

Biji terdiri dari 3 bagian dasar yaitu;

1.       Embrio, adalah suatu tanaman baru yang terjadi dari bersatunya gmet-gamet jantan dan betina pada suatu proses pembuahan. Struktur-struktur embrio yang perkembangannya sempurna yaitu terdiri dari epikotil (calon pucuk), hipokotil (calon akar), dan kotiledon (calon daun)

2.       Jaringan penyimpanan cadangan makanan (kotiledon, endosperm, perisperm, gametophyte

3.       Pelindung biji

 

Terdapat dua tipe pertumbuhan awal dari suatu perkecambahan tanaman yaitu: 1. Tipe epigeal (epigeous) dimana munculnya radikel diikuti dengan memanjangnya hipokotil secara keseluruhan dan membawa serta kotiledon dan plumula ke atas permukaan tanah; 2. Hypogeal (hypogeous) dimana munculnya radikel diikuti dengan pemanjangan plumula, hipokotil tidak memanjang ke atas permukaan tanah sedangkan kotiledon tetap berada di dalam kulit biji di bawah permukaan tanah. Dari perkecambahan tersebut ada beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu

1.       Faktor dalam; 1. Tingkat kemasakan benih (benih yang dipanen sebelum tingkat kemasakan fisiologisnya tercapai tidak mempunyai viabilitas tinggi); 2. Ukuran benih (benih yang berukuran besar dan berat mengandung  cadangan makanan lebih banyak dibandingkan dengan benih yang kecil, mungkin pula embrionya lebih besar; 3. Dormansi; 4. Penghambat perkecambahan (zat-zat  penghambat perkecambahan seperti larutan mannitol dan larutan NaCl yang memiliki tingkat osmotik yang tinggi, sianida, dinitrofenol, azide, fluoride, hydroxylamine zat-zat yang menghambat respirasi, herbisida, coumarin, auxin.

2.       Faktor luar; 1. Air (syarat penting pertama bagi berlangsungnya proses perkecambahan benih, banyaknya air yang diperlukan bervariasi tergantung kepada jenis benih); 2. Temperatur (syarat penting kedua setelah air dan temperature yang digunakan adalah temperature optimum yaitu temperature yang paling menguntungkan bagi berlangsungnya perkecambahan benih dengan suhu berkisar 26,5°C-35°C); 3. Oksigen (berhubungan dengan respirasi); 4. Cahaya (rangsangan); 5. Medium (media tanam seperti kondisi fisik tanah).

 

C.  Simpulan

Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan sebagai berikut :

            Diatara buah, biji dan bunga mempunyai hubungan yang erat sekali dimana, suatu tanaman ataupun pohon tidak aka nada apabila tidak ada benih atau biji, karena benih yang ada disini di tanam kemudian tumbuhlah tanaman terus dengan adanya tanaman maka setelah cukup besar perkembangan tanaman atau pohon tersebut pastilah pohon/tanaman tersebut akan berbunga habis berbunga maka akan mengasilkan buah.

DAFTAR PUSTAKA

Tjitrosoepomo, Gembong. 1986. Morfologi Tumbuhan. Jogjakarta. Gajah Mada University.

Tjitrosoepomo, Gembong. 1986. Taksonomi Tumbuhan. Jogjakarta. Gajah Mada University.

GAMBAR DI DAPAT DARI GOOGLE IMAGE

 


Posting Komentar

0 Komentar

SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MEMBACA

SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MEMBACA